Bismillahirrahmanirrahim,
Dalam bahasa Acheh, seperti bahasa-bahasa lainnya, dikenal juga subjek berupa orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga yang bisa berupa subjek tunggal ataupun jamak. Subjek-subjek tersebut adalah:
Orang Pertama
Tunggal
: Lôn (bisa juga Lôn Tuan, ungkapan sopan)
: Ku (digunakan dalam percakapan antar teman, terdegar kasar)
Jamak : Kamoë (yang berarti kami)
: Geutanyoë (yang berarti kita)
Orang Kedua
Tunggal
: Droëneuh (untuk orang yang lebih tua atau dituakan)
: Gata (untuk orang yang lebih muda, ungkapan sopan)
: Kah (untuk orang yang sebaya atau lebih muda, biasanya untuk teman)
Jamak
: Droëneuh mandum, Gata mandum, Kah mandum
Orang Ketiga
Tunggal
: Gopnyan (artinya dia, baik itu laki-laki maupun perempuan, ungkapan sopan)
: Jih (artinya juga dia, bisa digunakan untuk teman atau pun orang yang lebih muda)
Jamak : Droëneuh nyan mandum (bisa juga awak nyan mandum atau ureuëng nyan, sebagai ungkapan sopan)
: Awak jéh mandum ( bisa juga ureuëng jéh)
Sekarang kita sudah mengenal subjek-subjek dalam bahasa Acheh, jadi kita lanjutkan dengan membuat kalimat menggunakan subjek-subjek tersebut.
Contoh kalimat sederhana: "Saya makan timphan" -
"Lôn lônpajôh timphan"-> Lôn (saya)
-> lônpajôh --> lôn + pajôh (makan)
-> timphan (kue tradisional Acheh)
Perhatikan kata lônpajôh, yang terdiri dari awalan lôn dan kata kerja pajôh. Dalam bahasa Acheh, setiap subjek memiliki awalan yang dikombinasikan dengan kata dasar(kerja) yang sesuai dengan respek terhadap subjek tersebut. Pasangan subjek dan awalan tersebut adalah:-> Lôn : lôn-
-> Ku : ku-
-> Kamoë : meu-
-> Geutanyoô : ta-
-> Droëneuh : neu-
-> Gata : ta-
-> Kah : ka-
-> Droëneuh mandum : neu-
-> Gata mandum : ta-
-> Kah mandum : ka-
-> Gopnyan : geu-
-> Jih : di-
-> Droëneuh nyan mandum : geu-
-> Awak nyan mandum : di-
Contoh lain kalimat sederhana: "Kami pergi ke sawah" - "
Kamoë meujak u blang"-> Kamoë (kami)
-> meujak --> meu + jak(pergi)
-> u (ke)
-> blang (sawah)
"Dia sudah pulang" -
"Gopnyan ka geuwoë" atau
"Jih ka diwoë"-> Gopnyan (dia)
-> ka (sudah)
-> geuwoë --> geu + woë (pulang)
atau
-> Jih (dia)
-> ka (sudah)
-> diwoë --> di + woë (pulang)
Hal yang sama juga berlaku untuk subjek-subjek yang lain...., sekarang gimana?? Masih susah juga?? Mudah-mudahan enggak ya?? -------------------------------------------------------------------------------------------------//Pronouns Thesaurussoë -> siapa ->
wholôn, ulôn -> saya ->
I-lôn -> saya, milik saya ->
me, my, mineulôn tuan -> saya ->
I (respectful, addressee older than speaker)kèë, ku- -> aku ->
I (familiar)-kuh -> saya, milik saya ->
me, my, minekamoë, meu- -> kami ->
we (exclusive)-meuh -> kami, milik kami ->
us, our (exclusive)geutanyoë, tanyoë, ta- -> kita ->
we (inclusive)-teuh -> kita, milik kita ->
us, our (inclusive)droëneuh, neu- -> saudara, anda ->
you (respectful, older than speaker)-neuh -> kamu, milik kamu ->
you, yourgata, ta- -> kamu ->
you (respectful, younger than speaker)-teuh -> kamu, milik kamu ->
you, yourkah, ka- -> kamu, kau, engkau ->
you (same age or younger than speaker)-keuh -> kamu, milik kamu ->
you, yourgopnyan, geu- -> dia, beliau ->
he, she (respectful, older than speaker)-geuh -> dia, mereka, milik dia, milik mereka ->
him, his, her, them, theirjih, ji-, i-, di- -> dia ->
he, she (same age or younger than speaker)-jih, -ih -> dia, mereka, milik dia, milik mereka ->
him, her, them, his, hers, theirawak -> orang ->
personawak nyan -> mereka ->
theydroë -> diri ->
selfdroëkuh -> saya sendiri ->
myselfdroëkeuh -> kamu sendiri ->
yourselfsource: Acehnese-Indonesian-English Thesaurus, Bukhari Daud and Mark Durie.-------------------------------------------------------------------------------------------------//